ADIWIYATA, BUKAN HANYA JULUKAN TAPI JUGA TINDAKAN
ADIWIYATA adalah upaya membangun program
atau wadah yang baik dan ideal untuk
mendapatkan ilmu pengetahuan dan
berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia
menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk cita cita pembangunan
berkelanjutan. Adiwiyata merupakan nama program pendidikan
lingkungan hidup.
Tujuan umum
sekolah adiwiyata sendiri adalah membentuk sekolah peduli dan berbudaya
lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian dan
pembangunan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Sedangkan tujuan khusus sekolah adiwiyata adalah membentuk karakter warga
sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan
lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung yang
berkelanjutan.
Salah satunya
ialah SMPN 3 Pati ( Jl. Kol. Sugiyono
no.17 Pati ) adalah salah satunya sekolah yang menerima penghargaan sebagai
sekolah adiwiyata tingkat nasional.Tak hanya julukan, tapi juga tindakan. Hal
itu dibuktikan dengan keberhasilan SMPN 3 Pati dalam menggemakan nama Pati
lewat ajang bergengsi GSA (Green School Awards) se-Jawa Tengah Yogyakarta.
Senin(11/4).
‘’SMPN 3 Pati,
sangat pantas disebut green school.’’ujar Fadhilia (kls 7i, SMPN 3Pati)."Green School" Secara arti adalah sekolah hijau .
Namun dalam makna luas diartikan sebagai sekolah yang memiliki komitmen dan
secara sistematis mengembangkan program-program untuk mengitemalisasikan
nilai- nilai lingkungan ke dalam seluruh aktivitas sekolah . Karenanya
tampilan fisik sekolah ditata secara ekologis sehingga menjadi wahana
pembelajaran bagi seluruh warga lingkungan sekolah untuk bersikap arif dan
berperilaku ramah . Untuk menjalankannya kita perlu melakukan hal hal yang
berpengaruh pada lingkungan.
LUBANG
BIOPORI
Di SMPN 3 Pati lubang biopori
menjadi salah satu kebutuhan yang harus ada dalam penataan dan pengelolaan
lingkungan hidup. Saat hujanlah lubang biopori beraksi. Jumlahnya yang lebih
dari 100 sangat sekali membantu dalam pengendalian air saat air tak lagi
bersahabat. Prinsip kerja lubang resapan biopori sangat sederhana. Lubang yang
kita buat, kemudian diberi sampah organik yang akan memicu biota tanah seperti
cacing dan semut dan akar tanaman untuk membuat rongga-rongga (lubang) di dalam
tanah yang disebut biopori. Rongga-rongga (biopori) ini menjadi saluran bagi
air untuk meresap ke dalam tanah. Fungsi atau manfaat dari biopori adalah:
Mengubah sampah organic menjadi kompos
Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang
biopori akan diubah menjadi kompos oleh hewan tanah seperti cacing dan rayap.
Kompos atau humus ini sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah. Selain itu sampah
organik yang diserap oleh biota tanah tidak cepat diemisikan ke atmosfir
sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan) yang
mengakibatkan pemanasan global dan menjaga biodiversitas dalam tanah.
Meningkatkan
tingkat kesuburan tanah
karena daun – daun yang dimasukkan ke dalam
lubang biopori tadi akan diuraikan oleh hewan – hewan tanah seperti cacing,
rayap
Memanfaatkan
fauna tanah dan akar tanaman
Lubang biopori memicu biota
tanah dan akan tanaman untuk membuat rongga-rongga di dalam tanah yang menjadi
saluran air untuk meresap ke dalam tanah. Dengan adanya aktifitas ini
menjadikan kemampuan lubang peresapan biopori senantiasa terjaga dan
terpelihara. Mengurangi resiko banjir di saat musim hujan, karena air meresap
ke dalam lubang biopori. Mengurangi besarnya penyakit seperti DBD, malaria dll.
Karena tidak ada air yang tergenang, yang menyebabkan tubuhnya bibit – bibit
penyakit. Meminimalisir air yang dibuang percuma ke laut, yang seharusnya dapat
disimpan di dalam tanah yang dapat meningkatkan persediaan air dalam tanah. Mencegah
terjadinya erosi tanah dan juga tanah longsor.
PEMILAHAN SAMPAH
Dalam proses pemilahan sampah
SMPN 3 Pati menerapkan konsep 3R (reduse, reuse, recycle). Di SMPN 3 Pati
sarana pertama pemilahan sampah adalah tempat sampah yang dirancang secara
khusus untuk memilah sampah organik, anorganik dengan desain warna yang
berbeda.
Sampah
organik merupakan sampah yang
dapat terurai oleh tanah, biasanya sampah ini digunakan untuk pupuk. Contoh
sampah organik adalah daun. Biasanya di kegiatan green school, sekolah melarang
adanya sampah plastik itu karena sampah plastik tidak dapat diuraikan oleh tanah
dan otomatis akan mencemari tanah. Biasannya sampah organik dibuang pada tong
sampah berwanahijau.
Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak dapat terurai oleh tanah, contohnya plastik. Memang, sampah ini tidak dapat dimanfaatkan sebgai pupuk tapi sampah ini juga bermanfaat sebagai bahan untuk membuat kerajinan yang berguna dan juga bermanfaat untuk melatih kreativitas kita. Contoh kerajinan itu salah satunya sapu yang bersal dari botol bekas. Dengan pemanfaatan sampah ini maka kita dapat mengurangi global warming dan polusi tanah. Biasanya sampah ini ditaruh pada tong sampah berwarna kuning.
Reduce melakukan pengurangan sampah dengan cra
menggunakan barang yang bisa dipergunakan berulang-ulang, bukan barang yang
hanya bisa digunakan satu kali pakai lalu buang.
Reuse mempergunakan barang yang masih bisa dipergunakan baik fungsi yang sama maupun fungsi yang berbeda.
Recycle mendaur ulang sampah bekas yang masih bisa di daur ulang untuk dijadikan barang baru yang berasal dari maupun an-organik. Kegiatan recycle selain mengurangi sampah juga bisa menambah kreativitas kita dalam berkarya.
Reuse mempergunakan barang yang masih bisa dipergunakan baik fungsi yang sama maupun fungsi yang berbeda.
Recycle mendaur ulang sampah bekas yang masih bisa di daur ulang untuk dijadikan barang baru yang berasal dari maupun an-organik. Kegiatan recycle selain mengurangi sampah juga bisa menambah kreativitas kita dalam berkarya.
KANTIN SEHAT BEBAS SAMPAH PLASTIK
Terdapat
6 kantin di SMPN 3 Pati, yang biasaanya digunakan untuk mengobrol, bersantai
atau membeli makanan dan minuman. Kantin yang dibangun sejak 2010 ini,
menyediakan berbagai makanan, minuman ,dan gorengan. Terletak dibawah
pohon-pohon besar menjadikan suasana lebih santai.
Banyak
menu yang disediakan kantin SMPN 3 Pati, seperti : nasi tahu campur,bakso, mie
ayam, mia goring, nasi rames, nasi ayam panggang, nasi ayam kecap, ayam goring,
soup, soto ayam, tumis kangkung, tongseng tempe, lele, ikan. Ada juga minumannya
yaitu: es teh, es jeruk, susu, milo, hilo,good day, nutrisari, dan syrup. Semua
makanan, minuman atau gorengan dalam penyajiannya bebas dari plastik. Dengan
menggunakan piring, gelas, dan daun sebagai tempat untuk gorengan.
Disamping menguntungkan karena bebas dari sampah
plastik dan suasana lebih nyaman, kelamahan pasti ada yaitu piring dan gelas
sering pecah, tetutama gelas dikarenakan siswa kurang berhati-hati atau mungkin
tidak sengaja.


